Logo Pepo Assistant

106+ contoh prompt untuk hasil yang lebih bagus

Pesan singkat tetap dikerjakan dengan baik: Pepo melengkapi detail yang kurang dengan pilihan yang masuk akal dan hanya menanyakan hal yang penting. Tapi bila kamu menulis data asli dan keinginanmu sejak awal, hasil pertama biasanya sudah sesuai dan revisinya lebih sedikit.

Rumus singkat

Tujuan + Siapa + Isi + Gaya + Pembaca + Batasan + Hasil

Daftar contoh prompt

106 contoh

  1. Website usaha

    Website laundry

    Kurang jelas

    “bikin website laundry”

    Lebih baik

    “Bikin website satu halaman untuk "Laundry Wangi" di Wonogiri. Layanan: cuci setrika Rp7.000/kg, setrika saja Rp5.000/kg, bed cover Rp25.000. Buka 07.00–21.00. Tombol WhatsApp 081234567890. Gaya bersih, biru muda dan putih. Tampilkan rancangannya dulu.”

    Kenapa lebih baik: Nama, harga, jam buka, dan kontak asli membuat hasilnya langsung bisa dipakai, tidak penuh isian kosong.

  2. Website usaha

    Website bengkel

    Kurang jelas

    “website bengkel motor”

    Lebih baik

    “Website untuk "Bengkel Jaya Motor" (servis motor matic & bebek) di Klaten. Isi: daftar layanan + perkiraan harga (servis ringan mulai Rp50.000, ganti oli mulai Rp45.000), jam buka Senin–Sabtu 08.00–17.00, peta lokasi, tombol booking via WhatsApp 0812xxxx. Gaya tegas, hitam dan oranye.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut jenis layanan dan harga "mulai" menghindari Pepo menebak-nebak.

  3. Website usaha

    Website klinik/praktik

    Kurang jelas

    “buat web klinik”

    Lebih baik

    “Website praktik dokter gigi "drg. Sinta" di Solo. Bagian: profil dokter, layanan (scaling, tambal, cabut, behel), jam praktik, alamat + peta, tombol buat janji via WhatsApp. Nada tenang dan terpercaya, warna putih dan hijau mint. Jangan cantumkan harga.”

    Kenapa lebih baik: Batasan "jangan cantumkan harga" penting untuk usaha yang harganya berubah-ubah.

  4. Website usaha

    Website sekolah/kursus

    Kurang jelas

    “website les”

    Lebih baik

    “Website untuk les privat "Pintar Math" (SD–SMA) di Sukoharjo. Isi: program per jenjang, jadwal, biaya per bulan (SD Rp250rb, SMP Rp300rb, SMA Rp350rb), testimoni 3 orang tua (tandai sebagai contoh), form daftar yang mengirim ke WhatsApp. Ceria tapi rapi.”

    Kenapa lebih baik: Meminta testimoni ditandai "contoh" mencegah testimoni palsu terlihat seperti asli.

  5. Website usaha

    Website katering

    Kurang jelas

    “web katering murah”

    Lebih baik

    “Website katering "Dapur Bunda" untuk nasi box & prasmanan di Boyolali. Tampilkan 3 paket nasi box (Rp15rb, Rp20rb, Rp25rb) beserta isinya, minimal order 30 box, area antar, dan tombol pesan WhatsApp dengan pesan otomatis "Halo, saya mau pesan nasi box paket ...". Warna hangat krem dan cokelat.”

    Kenapa lebih baik: Isi pesan WhatsApp otomatis membuat pelanggan lebih gampang memesan.

  6. Website usaha

    Website jasa

    Kurang jelas

    “website jasa servis AC”

    Lebih baik

    “Website jasa servis AC "Dingin Terus" area Bekasi. Layanan: cuci AC Rp75rb, isi freon mulai Rp150rb, bongkar pasang Rp300rb. Keunggulan: teknisi datang 2 jam, garansi 30 hari. CTA utama "Pesan Teknisi" ke WhatsApp. Mobile-first, biru dan putih.”

    Kenapa lebih baik: Keunggulan yang spesifik (2 jam, garansi 30 hari) lebih meyakinkan daripada kata "terpercaya".

  7. Toko online & katalog

    Katalog keripik

    Kurang jelas

    “bikin toko online”

    Lebih baik

    “Website katalog "Keripik Mak Nyus": 6 varian (original, balado, keju, jagung bakar, pedas level 3, rumput laut), harga Rp12.000/100 gr, foto terlampir. Setiap produk punya tombol "Pesan" ke WhatsApp 0812xxxx dengan nama produk terisi otomatis. Ada info ongkir dan jam pengiriman.”

    Kenapa lebih baik: Melampirkan foto dan menyebut varian membuat katalog langsung lengkap.

  8. Toko online & katalog

    Menu kafe

    Kurang jelas

    “menu cafe”

    Lebih baik

    “Buat halaman menu digital untuk "Kopi Senja" (bisa dibuka dari QR di meja). Kategori: Kopi, Non-kopi, Makanan. Daftar menu dan harga ada di foto terlampir. Tampilkan label "Best Seller" untuk Es Kopi Susu dan Matcha Latte. Tanpa tombol beli, hanya menu.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut tujuan "dibuka dari QR di meja" membuat Pepo mengutamakan tampilan HP dan kecepatan.

  9. Toko online & katalog

    Tambah produk

    Kurang jelas

    “tambahin produk”

    Lebih baik

    “Di katalog, tambahkan produk baru di kategori Sambal: "Sambal Bawang 250 gr", harga Rp25.000, label "Baru". Letakkan paling atas di kategori itu.”

    Kenapa lebih baik: Nama, harga, kategori, dan posisi yang jelas = satu kali kerja, tanpa bolak-balik.

  10. Toko online & katalog

    Halaman promo

    Kurang jelas

    “promo lebaran”

    Lebih baik

    “Buat halaman promo Lebaran untuk toko kue "Rumah Kue Ani": diskon 15% untuk pemesanan sebelum 20 Maret, 4 produk (nastar Rp95rb, kastengel Rp100rb, putri salju Rp85rb, lidah kucing Rp80rb per toples), hitung mundur ke 20 Maret, tombol pesan WhatsApp. Nuansa hijau dan emas.”

    Kenapa lebih baik: Tanggal batas dan nominal diskon yang jelas membuat Pepo bisa membuat hitung mundur yang benar.

  11. Toko online & katalog

    Price list jasa

    Kurang jelas

    “daftar harga”

    Lebih baik

    “Buat halaman daftar harga jasa desain "Pepstudio": logo Rp500rb (3 revisi), feed Instagram 9 post Rp450rb, banner Rp150rb. Tampilkan dalam kartu, ada catatan "harga belum termasuk cetak", dan tombol konsultasi gratis via WhatsApp.”

    Kenapa lebih baik: Catatan syarat (revisi, belum termasuk cetak) mencegah salah paham dengan pelanggan.

  12. Undangan digital

    Undangan pernikahan

    Kurang jelas

    “undangan nikah”

    Lebih baik

    “Undangan pernikahan digital Rina & Dimas. Akad 14 Desember 2026 pukul 08.00, resepsi 11.00–14.00 di Gedung Serbaguna Wonogiri (sertakan peta). Tema sage green dan putih, elegan. Ada hitung mundur, galeri (foto terlampir), tombol simpan ke kalender, dan konfirmasi kehadiran lewat WhatsApp 0812xxxx.”

    Kenapa lebih baik: Tanggal, jam, dan lokasi lengkap membuat hitung mundur, peta, dan tombol kalender langsung berfungsi.

  13. Undangan digital

    Undangan ulang tahun anak

    Kurang jelas

    “undangan ultah”

    Lebih baik

    “Undangan ulang tahun ke-5 Arka, tema dinosaurus warna hijau-oranye, Sabtu 22 November 2026 pukul 15.00 di rumah (Jl. Melati 12, Sukoharjo). Ada peta, dress code "bebas warna cerah", dan tombol konfirmasi WhatsApp ke Mama Arka 0812xxxx.”

    Kenapa lebih baik: Detail kecil seperti dress code membuat undangan terasa personal.

  14. Undangan digital

    Undangan acara kantor

    Kurang jelas

    “undangan rapat”

    Lebih baik

    “Undangan digital "Gathering Akhir Tahun PT Maju" 19 Desember 2026, 18.00–21.00 di Hotel Lor In Solo. Susunan acara: makan malam, doorprize, penghargaan karyawan. Formal tapi hangat, biru tua dan emas. Tombol simpan ke kalender dan rute Google Maps.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut susunan acara membuat bagian agenda terisi otomatis.

  15. Undangan digital

    Undangan syukuran

    Kurang jelas

    “undangan syukuran”

    Lebih baik

    “Undangan syukuran rumah baru keluarga Pak Budi, Minggu 30 November 2026 pukul 10.00, alamat Perum Griya Asri Blok C3 Wonogiri. Sederhana, nuansa krem. Sertakan doa singkat dan tombol rute.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut nuansa "sederhana" mencegah Pepo membuat desain yang terlalu ramai.

  16. Portofolio & personal

    Portofolio fotografer

    Kurang jelas

    “bikin portofolio”

    Lebih baik

    “Portofolio fotografer "Bayu Lens" spesialis prewedding & wisuda di Solo Raya. Bagian: hero dengan satu foto besar, galeri per kategori (foto terlampir), paket (prewedding Rp1,5jt, wisuda Rp350rb), testimoni, kontak Instagram & WhatsApp. Gaya minimalis hitam-putih, foto yang menonjol.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut "foto yang menonjol" mengarahkan tata letak ke galeri, bukan teks panjang.

  17. Portofolio & personal

    CV online / personal branding

    Kurang jelas

    “website pribadi”

    Lebih baik

    “Website personal branding untuk saya, Nadia, desainer grafis freelance. Isi: perkenalan singkat, 6 karya terbaik (gambar terlampir) dengan keterangan klien, layanan, alur kerja 4 langkah, kontak. Nuansa modern pastel, kesan profesional dan ramah.”

    Kenapa lebih baik: Alur kerja yang dijelaskan meyakinkan calon klien bahwa kamu terorganisir.

  18. Portofolio & personal

    Portofolio MUA

    Kurang jelas

    “web mua”

    Lebih baik

    “Website makeup artist "Friliani Yunita MUA" di Wonogiri & Solo Raya. Positioning "Timeless Beauty — Elegant, Fresh & Luxurious", palet blush pink, champagne gold, warm ivory. Section: hero, tentang, layanan + harga, paket wedding, portofolio, testimoni, booking WhatsApp. Pakai harga dari brief terlampir, jangan mengarang.”

    Kenapa lebih baik: Positioning dan palet yang jelas menghasilkan desain berkarakter, bukan template salon biasa.

  19. Portofolio & personal

    Portofolio mahasiswa

    Kurang jelas

    “portofolio buat magang”

    Lebih baik

    “Portofolio online untuk lamaran magang UI/UX. Nama saya Raka, mahasiswa Informatika semester 6. Tampilkan 3 studi kasus (masalah → proses → hasil) dari file terlampir, keahlian (Figma, riset pengguna), dan link CV PDF. Bersih, banyak ruang kosong.”

    Kenapa lebih baik: Format studi kasus (masalah → proses → hasil) adalah yang dicari perekrut.

  20. Event & landing page

    Landing seminar

    Kurang jelas

    “landing page seminar”

    Lebih baik

    “Landing page seminar "Digitalisasi UMKM 2026", Sabtu 6 Desember 09.00–12.00, Aula Kecamatan Wonogiri, gratis, kuota 100 orang. Isi: manfaat (3 poin), pembicara (2 orang, foto terlampir), rundown, FAQ, tombol daftar ke WhatsApp panitia 0812xxxx. Energik, biru dan kuning.”

    Kenapa lebih baik: Kuota dan rundown membuat landing page lebih meyakinkan dan mendorong pendaftaran.

  21. Event & landing page

    Pendaftaran lomba

    Kurang jelas

    “web lomba”

    Lebih baik

    “Halaman lomba desain poster "Hari Guru 2026" untuk pelajar SMP–SMA se-Wonogiri. Isi: syarat, kategori, hadiah (juara 1 Rp1jt, 2 Rp750rb, 3 Rp500rb), timeline, cara kirim karya lewat Google Form (link: ...), kontak panitia.”

    Kenapa lebih baik: Menyertakan link formulir yang sudah ada menghindari Pepo membuat form yang tidak terhubung.

  22. Event & landing page

    Pre-order produk

    Kurang jelas

    “halaman PO”

    Lebih baik

    “Landing page pre-order hoodie "Pepstudio Batch 2": harga Rp185rb, ukuran S–XXL (tabel ukuran terlampir), PO 1–15 Desember, estimasi kirim 2 minggu. Hitung mundur ke 15 Desember dan tombol PO lewat WhatsApp dengan pilihan ukuran di pesan.”

    Kenapa lebih baik: Periode PO dan estimasi kirim mengurangi pertanyaan berulang dari pembeli.

  23. Event & landing page

    Galang dana

    Kurang jelas

    “web donasi”

    Lebih baik

    “Halaman informasi galang dana renovasi mushola RT 05, target Rp25 juta. Isi: cerita singkat, rincian kebutuhan (atap Rp12jt, lantai Rp8jt, sound Rp5jt), nomor rekening panitia (akan saya isi sendiri), progres terkumpul yang mudah saya ubah manual, kontak ketua panitia.”

    Kenapa lebih baik: Meminta "progres yang mudah diubah manual" membuat Pepo menyiapkan bagian yang gampang diperbarui.

  24. Rancangan & mockup

    Lihat dulu sebelum dibuat

    Kurang jelas

    “bikin web toko kue”

    Lebih baik

    “Rancang dulu tampilan website toko kue "Rumah Kue Ani" di chat: hero dengan foto kue, 6 produk best seller, cara pesan, dan kontak WhatsApp. Nuansa krem dan cokelat. Aku mau lihat dan ubah dulu sebelum dijadikan website.”

    Kenapa lebih baik: Meminta rancangan dulu membuat kamu bisa mengubah arah desain sebelum Pepo membangun semuanya.

  25. Rancangan & mockup

    Mockup dari brief (mengerjakan pesanan)

    Kurang jelas

    “buatin mockup”

    Lebih baik

    “Ini brief klien (terlampir). Buatkan mockup lengkap semua section yang diminta, pakai harga dan konten persis dari brief, foto pakai blok warna berlabel "Foto referensi". Setelah itu aku mau kirim ke klien sebagai Presentasi PDF.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut tujuan "kirim ke klien" membuat Pepo membuat halaman lengkap, bukan potongan.

  26. Rancangan & mockup

    Prototype proyek yang sudah ada

    Kurang jelas

    “buat prototype”

    Lebih baik

    “Tampilkan prototype dari halaman proyek yang sudah ada (public/preview.html), aku mau simpan sebagai Presentasi PDF. Jangan desain ulang.”

    Kenapa lebih baik: Kalimat "jangan desain ulang" memastikan yang tampil sama persis dengan preview asli.

  27. Rancangan & mockup

    Dua alternatif desain

    Kurang jelas

    “kasih pilihan desain”

    Lebih baik

    “Buat 2 alternatif rancangan hero untuk toko bunga "Kembang Ayu": A) minimalis putih dengan foto besar, B) hangat dengan warna peach dan ilustrasi. Teks sama: "Bunga segar untuk setiap momen". Tampilkan berdampingan supaya aku bisa memilih.”

    Kenapa lebih baik: Membatasi perbedaan hanya di gaya (teks sama) membuat perbandingan desainnya adil.

  28. Rancangan & mockup

    Revisi mockup

    Kurang jelas

    “ganti warnanya”

    Lebih baik

    “Ubah rancangan "Kembang Ayu" versi B: warna utama jadi dusty rose (#C98A97), tombol jadi champagne gold, font judul serif elegan. Bagian lain biarkan sama.”

    Kenapa lebih baik: "Bagian lain biarkan sama" mencegah perubahan yang tidak diminta.

  29. Rancangan & mockup

    Mockup aplikasi

    Kurang jelas

    “desain aplikasi kasir”

    Lebih baik

    “Rancang 3 layar mockup aplikasi kasir untuk warung kopi di HP: (1) daftar menu dengan tombol tambah, (2) keranjang + total + diskon, (3) struk. Gaya bersih, hijau tua dan putih. Cukup rancangan, belum dibuat jadi aplikasi.”

    Kenapa lebih baik: "Cukup rancangan" menegaskan ini tahap desain, sehingga Pepo tidak langsung membangun.

  30. Revisi website

    Ubah warna

    Kurang jelas

    “warnanya jelek”

    Lebih baik

    “Ganti warna utama website dari biru jadi hijau zaitun (#6B7F3A), tombol jadi krem (#F3E9D2) dengan teks gelap. Jangan ubah tata letak.”

    Kenapa lebih baik: Kode warna dan batasan "jangan ubah tata letak" membuat revisinya tepat sasaran.

  31. Revisi website

    Pindah bagian

    Kurang jelas

    “testimoni taruh atas”

    Lebih baik

    “Pindahkan bagian Testimoni ke atas bagian Daftar Harga, dan kurangi jadi 3 testimoni paling pendek.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut posisi relatif (di atas bagian apa) menghilangkan tebak-tebakan.

  32. Revisi website

    Ganti teks hero

    Kurang jelas

    “ganti tulisan depan”

    Lebih baik

    “Di bagian paling atas, ganti judul menjadi "Laundry Bersih, Wangi, Selesai Besok" dan subjudul "Antar-jemput gratis area Wonogiri kota". Tombolnya "Pesan Sekarang".”

    Kenapa lebih baik: Menulis teks pengganti persis = hasil persis.

  33. Revisi website

    Tambah bagian

    Kurang jelas

    “tambahin faq”

    Lebih baik

    “Tambahkan bagian FAQ sebelum footer berisi 4 pertanyaan: berapa lama selesai (1 hari), apakah bisa antar-jemput (ya, gratis 3 km), minimal berat (2 kg), cara bayar (tunai/QRIS).”

    Kenapa lebih baik: Pertanyaan beserta jawabannya membuat FAQ akurat, bukan jawaban karangan.

  34. Revisi website

    Tampilan HP

    Kurang jelas

    “di hp berantakan”

    Lebih baik

    “Di HP, kartu harga keluar dari layar dan menu tertumpuk. Perbaiki supaya di layar 390px kartu harga tersusun satu kolom dan menu berubah jadi tombol garis tiga.”

    Kenapa lebih baik: Menjelaskan gejala dan hasil yang diharapkan membuat perbaikan tampilan HP tepat.

  35. Revisi website

    Ganti foto

    Kurang jelas

    “fotonya ganti”

    Lebih baik

    “Ganti foto di bagian Tentang dengan foto terlampir (foto_toko.jpg) dan foto galeri nomor 2 dan 4 dengan produk_baru1.jpg dan produk_baru2.jpg.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut posisi dan nama file mencegah foto tertukar.

  36. Revisi website

    Tambah halaman

    Kurang jelas

    “bikin halaman lagi”

    Lebih baik

    “Tambahkan halaman baru "Galeri" (galeri.html) berisi 12 foto terlampir dalam grid 2 kolom di HP, bisa diperbesar saat diklik. Tambahkan link "Galeri" di menu semua halaman.”

    Kenapa lebih baik: "Di menu semua halaman" memastikan navigasi tetap konsisten.

  37. Memperbaiki error

    Tombol tidak jalan

    Kurang jelas

    “tombolnya error”

    Lebih baik

    “Tombol "Pesan Sekarang" di bagian harga tidak membuka WhatsApp saat ditekan di iPhone. Tombol di bagian atas berfungsi. Tolong periksa dan perbaiki.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut tombol mana, perangkat apa, dan pembandingnya mempercepat menemukan penyebab.

  38. Memperbaiki error

    Gambar tidak muncul

    Kurang jelas

    “gambar ilang”

    Lebih baik

    “Di preview, gambar logo dan 3 foto galeri tidak muncul (ikon gambar rusak). Gambar sudah saya upload dengan nama logo.png dan galeri1–3.jpg. Cek path gambarnya.”

    Kenapa lebih baik: Nama file yang diunggah membantu Pepo mencocokkan path yang salah.

  39. Memperbaiki error

    Halaman kosong setelah deploy

    Kurang jelas

    “web nya blank”

    Lebih baik

    “Setelah deploy, website di namaku.pepsspace.com tampil putih kosong, padahal di preview normal. Tolong cek error JavaScript-nya dan perbaiki sebelum deploy ulang.”

    Kenapa lebih baik: Membedakan "di preview normal, di online kosong" langsung mengarahkan ke masalah build.

  40. Memperbaiki error

    Form tidak terkirim

    Kurang jelas

    “form gak bisa”

    Lebih baik

    “Form booking: setelah isi nama dan nomor lalu tekan Kirim, halaman hanya refresh dan tidak ada pesan apa pun. Seharusnya membuka WhatsApp 0812xxxx dengan isi form. Perbaiki.”

    Kenapa lebih baik: Menjelaskan yang terjadi vs yang seharusnya adalah format laporan bug terbaik.

  41. Memperbaiki error

    Dengan screenshot

    Kurang jelas

    “kok gini”

    Lebih baik

    “Lihat screenshot terlampir: teks di kartu paket wedding tertutup tombol di layar HP. Rapikan jarak dan ukuran supaya teks dan tombol tidak bertumpuk.”

    Kenapa lebih baik: Screenshot + penjelasan singkat jauh lebih cepat daripada menjelaskan panjang lebar.

  42. Dokumen & laporan

    Laporan bulanan

    Kurang jelas

    “buat laporan”

    Lebih baik

    “Buatkan laporan bulanan Oktober 2026 untuk "Kedai Kopi Senja" dari data penjualan terlampir (Excel). Isi: ringkasan omzet, 5 menu terlaris, perbandingan dengan September, 3 rekomendasi. Format Word, 2 halaman, bahasa formal sederhana.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut struktur isi, panjang, dan format menghasilkan dokumen yang siap diserahkan.

  43. Dokumen & laporan

    SOP karyawan

    Kurang jelas

    “bikin sop”

    Lebih baik

    “Susun SOP pembukaan dan penutupan toko untuk karyawan baru minimarket "Berkah Mart". Tiap SOP berupa langkah bernomor (maks 10 langkah), bahasa sederhana, ada checklist di akhir. Jadikan dokumen yang bisa dicetak.”

    Kenapa lebih baik: "Karyawan baru" + "bahasa sederhana" menyesuaikan tingkat detail.

  44. Dokumen & laporan

    Notulen rapat

    Kurang jelas

    “notulen”

    Lebih baik

    “Rapikan catatan rapat ini (terlampir/di bawah) jadi notulen: tanggal, peserta, poin pembahasan, keputusan, dan tugas (siapa, apa, tenggat) dalam tabel. Simpan ke Google Docs.”

    Kenapa lebih baik: Meminta tabel tugas (siapa, apa, tenggat) membuat notulen langsung bisa ditindaklanjuti.

  45. Dokumen & laporan

    Kebijakan toko

    Kurang jelas

    “aturan retur”

    Lebih baik

    “Tulis kebijakan retur & penukaran untuk toko baju online: retur maksimal 3 hari setelah barang diterima, wajib video unboxing, ongkir retur ditanggung pembeli kecuali barang cacat. Bahasa ramah, maksimal setengah halaman.”

    Kenapa lebih baik: Aturan inti yang kamu tentukan sendiri mencegah Pepo membuat kebijakan yang tidak kamu setujui.

  46. Dokumen & laporan

    Ebook singkat

    Kurang jelas

    “buat ebook”

    Lebih baik

    “Buat ebook 10 halaman "Panduan Jualan Online untuk Pemula" untuk lead magnet Instagram Pepstudio. Bab: memilih produk, foto produk pakai HP, menulis caption, membalas chat pembeli, mengirim paket. Tiap bab ada tips praktis. Format PDF.”

    Kenapa lebih baik: Tujuan "lead magnet" dan daftar bab membuat isi fokus dan berguna.

  47. Proposal

    Proposal sponsor

    Kurang jelas

    “proposal sponsor”

    Lebih baik

    “Proposal sponsorship untuk acara "Festival UMKM Wonogiri 2026" (12–14 Desember, perkiraan 3.000 pengunjung). Paket sponsor: Gold Rp10jt, Silver Rp5jt, Bronze Rp2,5jt beserta benefit masing-masing. Ditujukan ke bank daerah. Format PDF, profesional.”

    Kenapa lebih baik: Data acara dan paket membuat proposal realistis dan bisa langsung dikirim.

  48. Proposal

    Proposal kerja sama

    Kurang jelas

    “proposal kerjasama katering”

    Lebih baik

    “Proposal kerja sama katering makan siang karyawan untuk PT Sinar (80 karyawan, Senin–Jumat). Tawaran: Rp22.000/porsi, menu berganti tiap hari, gratis ongkir. Sertakan contoh menu 1 minggu dan profil singkat "Dapur Bunda". Maksimal 3 halaman.”

    Kenapa lebih baik: Jumlah karyawan dan harga per porsi membuat proposal terasa serius bagi HRD.

  49. Proposal

    Proposal usaha untuk modal

    Kurang jelas

    “proposal pinjaman”

    Lebih baik

    “Proposal usaha untuk pengajuan modal KUR: usaha es teh "Teh Segar", modal yang dibutuhkan Rp15 juta untuk 2 booth baru. Isi: profil usaha, omzet 6 bulan terakhir (data terlampir), rencana penggunaan dana, proyeksi 12 bulan, analisis risiko sederhana.”

    Kenapa lebih baik: Data omzet asli adalah bagian yang paling dinilai pihak pemberi modal.

  50. Proposal

    Proposal kegiatan sekolah

    Kurang jelas

    “proposal acara”

    Lebih baik

    “Proposal kegiatan "Pentas Seni Kelas XII" SMA N 1 Wonogiri, 20 Desember 2026, anggaran Rp8 juta (rincian terlampir), ditujukan ke kepala sekolah dan komite. Format resmi sekolah: latar belakang, tujuan, waktu & tempat, susunan panitia, anggaran, penutup.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut format resmi membuat struktur sesuai kebiasaan sekolah.

  51. Surat

    Surat penawaran

    Kurang jelas

    “surat penawaran”

    Lebih baik

    “Surat penawaran jasa desain feed Instagram dari Pepstudio untuk "Kopi Senja": paket 9 post Rp450rb, revisi 2x, selesai 5 hari kerja. Ditujukan ke pemilik, Bu Rina. Formal tapi bersahabat, 1 halaman, Word.”

    Kenapa lebih baik: Nama penerima dan detail paket membuat surat personal dan jelas.

  52. Surat

    Surat izin

    Kurang jelas

    “surat izin sekolah”

    Lebih baik

    “Surat izin tidak masuk sekolah untuk anak saya, Arka Pratama kelas 4B, tanggal 12 November 2026 karena sakit. Ditujukan ke wali kelas Bu Sari. Dari orang tua: Budi Santoso.”

    Kenapa lebih baik: Semua data yang dibutuhkan surat izin ada, jadi langsung bisa dikirim.

  53. Surat

    Surat tagihan

    Kurang jelas

    “surat tagih utang”

    Lebih baik

    “Surat pengingat pembayaran yang sopan untuk pelanggan CV Makmur: invoice INV-0921 Rp4.500.000, jatuh tempo 1 November 2026, sudah lewat 5 hari. Minta pembayaran paling lambat 15 November. Nada tegas tapi tetap menjaga hubungan.”

    Kenapa lebih baik: Nada "tegas tapi menjaga hubungan" penting untuk pelanggan tetap.

  54. Surat

    Surat pengunduran diri

    Kurang jelas

    “surat resign”

    Lebih baik

    “Surat pengunduran diri dari posisi admin gudang di PT Logistik Jaya, efektif 30 hari dari 10 November 2026. Ucapkan terima kasih ke atasan Pak Hendra, tawarkan membantu serah terima. Singkat dan profesional.”

    Kenapa lebih baik: Tanggal efektif dan tawaran serah terima membuat surat sesuai etika kerja.

  55. Surat

    Surat keterangan usaha

    Kurang jelas

    “surat keterangan”

    Lebih baik

    “Draf surat permohonan surat keterangan usaha (SKU) ke Kelurahan Giritirto untuk usaha warung makan "Bu Tini" sejak 2019, untuk syarat pengajuan KUR. Sertakan data pemohon yang perlu saya isi sendiri.”

    Kenapa lebih baik: Meminta bagian data dikosongkan untuk diisi sendiri menjaga data pribadi tetap di tanganmu.

  56. CV & lamaran kerja

    CV fresh graduate

    Kurang jelas

    “buat cv”

    Lebih baik

    “Buatkan CV untuk fresh graduate S1 Akuntansi UNS (IPK 3,52), magang 3 bulan di KPP Pratama Solo (rekonsiliasi data, input faktur), organisasi: bendahara HIMA. Keahlian: Excel lanjut, Accurate. Satu halaman, Word, bahasa Indonesia.”

    Kenapa lebih baik: Detail tugas saat magang membuat CV menonjol dibanding sekadar menulis "magang".

  57. CV & lamaran kerja

    Sesuaikan lowongan

    Kurang jelas

    “cv buat lowongan ini”

    Lebih baik

    “Sesuaikan CV saya (terlampir) dengan lowongan "Admin Marketplace" ini (teks lowongan di bawah). Tonjolkan pengalaman mengelola toko Shopee dan membalas chat pembeli. Jangan menambah pengalaman yang tidak ada.”

    Kenapa lebih baik: "Jangan menambah pengalaman yang tidak ada" menjaga CV tetap jujur.

  58. CV & lamaran kerja

    Surat lamaran

    Kurang jelas

    “surat lamaran”

    Lebih baik

    “Surat lamaran untuk posisi Barista di "Kopi Senja" (info dari Instagram mereka). Saya punya pengalaman 1 tahun di kedai kopi lain, bisa manual brew, ramah pelanggan. Nada antusias, maksimal 3 paragraf.”

    Kenapa lebih baik: Panjang yang dibatasi membuat surat lamaran enak dibaca perekrut.

  59. CV & lamaran kerja

    CV bahasa Inggris

    Kurang jelas

    “cv inggris”

    Lebih baik

    “Translate and adapt my CV (attached) into professional English for a remote customer support role at a SaaS company. Keep it to one page and emphasise communication and problem-solving.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut jenis posisi membuat Pepo menyesuaikan istilah, bukan sekadar menerjemahkan.

  60. Presentasi

    Pitching usaha

    Kurang jelas

    “buat ppt”

    Lebih baik

    “Buat presentasi 8 slide untuk pitching usaha kopi keliling "Kopi Jalan" ke calon investor. Alur: masalah, solusi, pasar Wonogiri, model bisnis (harga Rp10rb/cup, margin 45%), traksi 3 bulan (data terlampir), tim, kebutuhan dana Rp30jt, penutup. Simpan ke Google Slides.”

    Kenapa lebih baik: Alur slide dan angka asli membuat pitching meyakinkan.

  61. Presentasi

    Presentasi tugas

    Kurang jelas

    “presentasi sejarah”

    Lebih baik

    “Presentasi 10 slide "Perang Diponegoro" untuk kelas 11, durasi 10 menit. Tiap slide maksimal 4 poin singkat, slide terakhir 3 pertanyaan diskusi. Bahasa mudah dipahami.”

    Kenapa lebih baik: Durasi dan batas poin per slide mencegah slide penuh teks.

  62. Presentasi

    Company profile

    Kurang jelas

    “company profile”

    Lebih baik

    “Presentasi company profile 6 slide untuk Pepstudio ke calon klien UMKM: siapa kami, layanan (desain, website, konten), portofolio (3 klien), alur kerja, harga mulai, kontak. Nada profesional dan ramah.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut audiens (klien UMKM) mengatur bahasa supaya tidak terlalu teknis.

  63. Presentasi

    Dari laporan ke slide

    Kurang jelas

    “jadikan ppt”

    Lebih baik

    “Ubah laporan PDF terlampir menjadi presentasi 7 slide untuk rapat direksi: fokus pada angka utama, masalah, dan 3 rekomendasi. Tiap slide satu pesan utama.”

    Kenapa lebih baik: "Satu pesan utama per slide" adalah kunci presentasi rapat yang efektif.

  64. Presentasi

    Sidang skripsi

    Kurang jelas

    “ppt sidang”

    Lebih baik

    “Susun presentasi 12 slide untuk sidang skripsi saya (ringkasan terlampir): latar belakang, rumusan masalah, metode, hasil utama (3 temuan), kesimpulan, saran. Durasi 15 menit. Sertakan catatan apa yang saya ucapkan per slide di dokumen terpisah.”

    Kenapa lebih baik: Meminta catatan bicara membantu persiapan sidang, bukan hanya slidenya.

  65. Catat keuangan

    Catat harian

    Kurang jelas

    “catat uang”

    Lebih baik

    “Catat ke Sheets "Pepo · Kas Warung": hari ini pemasukan jual nasi 1.250.000, pengeluaran belanja sayur 320.000, gas 25.000, plastik 18.000.”

    Kenapa lebih baik: Nama spreadsheet yang konsisten membuat semua catatan masuk ke satu tempat.

  66. Catat keuangan

    Rekap mingguan

    Kurang jelas

    “berapa untungnya”

    Lebih baik

    “Dari catatan "Pepo · Kas Warung", hitung total pemasukan, pengeluaran, dan laba bersih minggu ini (Senin–Minggu), lalu sebutkan 3 pengeluaran terbesar.”

    Kenapa lebih baik: Periode dan rincian yang diminta membuat jawaban langsung berguna.

  67. Catat keuangan

    Utang piutang

    Kurang jelas

    “catat utang”

    Lebih baik

    “Catat ke "Pepo · Piutang": Bu Sri beli 2 kardus mi Rp230.000, bayar Rp100.000, sisa Rp130.000, janji lunas 20 November. Tampilkan juga total piutang yang belum lunas.”

    Kenapa lebih baik: Tanggal janji lunas memungkinkan Pepo mengingatkan dan merekap.

  68. Catat keuangan

    Anggaran usaha

    Kurang jelas

    “budget”

    Lebih baik

    “Buat tabel anggaran bulanan untuk usaha laundry: sewa Rp1,5jt, listrik ±Rp800rb, air Rp200rb, deterjen Rp600rb, gaji 1 karyawan Rp1,8jt. Tambahkan kolom realisasi dan selisih yang bisa saya isi. Unduh sebagai Excel.”

    Kenapa lebih baik: Kolom realisasi dan selisih menjadikan tabel alat kontrol, bukan sekadar daftar.

  69. Catat keuangan

    HPP produk

    Kurang jelas

    “hitung harga jual”

    Lebih baik

    “Hitung HPP dan harga jual 1 toples nastar: bahan (terigu Rp15rb, mentega Rp45rb, selai Rp30rb, telur Rp10rb) untuk 5 toples, toples Rp6rb/buah, tenaga Rp50rb per 5 toples. Target margin 40%. Tampilkan tabel perhitungannya.”

    Kenapa lebih baik: Biaya per batch dan target margin membuat perhitungan akurat.

  70. Data & Excel

    Rapikan Excel

    Kurang jelas

    “rapihin excel”

    Lebih baik

    “Rapikan file Excel terlampir: hapus baris kosong, satukan format tanggal jadi DD/MM/YYYY, pisahkan kolom "Nama - Kota" jadi dua kolom, lalu urutkan berdasarkan tanggal. Unduh hasilnya sebagai Excel.”

    Kenapa lebih baik: Daftar langkah pembersihan yang jelas menghindari perubahan data yang tidak diinginkan.

  71. Data & Excel

    Analisis penjualan

    Kurang jelas

    “analisis data”

    Lebih baik

    “Dari data penjualan terlampir (Jan–Okt), tampilkan: produk terlaris per bulan, hari dengan penjualan tertinggi, dan tren 3 bulan terakhir. Jelaskan dalam 5 poin dan buat tabel ringkasnya.”

    Kenapa lebih baik: Pertanyaan analisis yang spesifik menghasilkan temuan, bukan ringkasan umum.

  72. Data & Excel

    Data pelanggan

    Kurang jelas

    “bikin database”

    Lebih baik

    “Buat tabel pelanggan di Sheets "Pepo · Pelanggan" dengan kolom: nama, nomor WA, alamat, tanggal order terakhir, total belanja. Masukkan 5 data dari chat ini: ...”

    Kenapa lebih baik: Kolom yang ditentukan dari awal membuat data mudah dicari nanti.

  73. Data & Excel

    Absensi

    Kurang jelas

    “absen”

    Lebih baik

    “Catat absen karyawan hari ini ke "Pepo · Absensi": Rina hadir 07.55, Doni izin (sakit), Sari hadir 08.10 (terlambat).”

    Kenapa lebih baik: Format jam dan keterangan membuat rekap keterlambatan otomatis bisa dihitung.

  74. Data & Excel

    Stok gudang

    Kurang jelas

    “cek stok”

    Lebih baik

    “Update stok di "Pepo · Stok": masuk 50 karton air mineral, keluar 12 karton mi instan. Lalu tampilkan barang yang stoknya di bawah 10.”

    Kenapa lebih baik: Gabungan update dan pertanyaan dalam satu pesan menghemat waktu.

  75. Jadwal & pengingat

    Rapat klien

    Kurang jelas

    “ingetin meeting”

    Lebih baik

    “Besok jam 10 pagi meeting dengan klien Bu Rina di Kopi Senja Wonogiri, bahas desain feed. Ingatkan 1 jam sebelumnya.”

    Kenapa lebih baik: Waktu, lokasi, topik, dan pengingat membuat kartu jadwal lengkap sekali jadi.

  76. Jadwal & pengingat

    Jadwal rutin

    Kurang jelas

    “jadwal piket”

    Lebih baik

    “Buat jadwal piket kebersihan toko untuk 4 karyawan (Rina, Doni, Sari, Bayu) Senin–Sabtu bergiliran, dalam tabel, dan simpan ke Google Sheets.”

    Kenapa lebih baik: Daftar nama dan pola giliran membuat jadwal adil dan rapi.

  77. Jadwal & pengingat

    Tenggat tugas

    Kurang jelas

    “deadline”

    Lebih baik

    “Catat tenggat: laporan praktikum Biologi Jumat 14 November jam 23.59, presentasi kelompok Senin 17 November jam 08.00. Ingatkan sehari sebelumnya.”

    Kenapa lebih baik: Beberapa tenggat sekaligus tetap jelas karena masing-masing lengkap.

  78. Jadwal & pengingat

    Acara dengan lokasi

    Kurang jelas

    “ada acara”

    Lebih baik

    “Sabtu ini jam 4 sore aku ada acara nikahan teman di Gedung Wanita Solo. Simpan ke kalender dan tampilkan rute dari Wonogiri.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut lokasi asal membuat kartu rute langsung berguna.

  79. Promosi & WhatsApp

    Pesan promo WhatsApp

    Kurang jelas

    “bikin promo”

    Lebih baik

    “Buat pesan WhatsApp broadcast promo "Laundry Wangi": diskon 20% untuk cucian di atas 5 kg, berlaku 1–7 Desember. Nada ramah, maksimal 5 baris, ada ajakan balas "MAU".”

    Kenapa lebih baik: Batas baris dan ajakan yang jelas membuat broadcast tidak dianggap spam.

  80. Promosi & WhatsApp

    Follow-up pelanggan

    Kurang jelas

    “chat pelanggan”

    Lebih baik

    “Buat 3 versi pesan WhatsApp follow-up untuk pelanggan yang sudah 2 minggu tidak order katering: santai, menawarkan menu baru, dan menawarkan diskon 10%. Masing-masing maksimal 4 baris.”

    Kenapa lebih baik: Beberapa versi dengan pendekatan berbeda memudahkan kamu memilih sesuai pelanggan.

  81. Promosi & WhatsApp

    Balas komplain

    Kurang jelas

    “pelanggan marah”

    Lebih baik

    “Bantu balas komplain pelanggan ini: "Pesanan saya telat 2 hari dan kuenya hancur." Kami mau minta maaf, menawarkan kirim ulang gratis atau refund penuh. Nada tulus, tidak defensif.”

    Kenapa lebih baik: Menentukan solusi yang ditawarkan membuat balasan menyelesaikan masalah.

  82. Promosi & WhatsApp

    Tagihan sopan

    Kurang jelas

    “nagih”

    Lebih baik

    “Buat pesan WhatsApp sopan untuk mengingatkan pelanggan (Pak Joko) bahwa tagihan katering Rp1.200.000 jatuh tempo kemarin. Sertakan cara bayar QRIS, nada tidak menekan.”

    Kenapa lebih baik: Nominal dan cara bayar membuat pelanggan bisa langsung membayar.

  83. Promosi & WhatsApp

    Undangan grand opening

    Kurang jelas

    “umumin buka”

    Lebih baik

    “Buat pesan WhatsApp undangan grand opening "Kopi Senja" cabang 2, Sabtu 6 Desember jam 15.00, Jl. Pemuda 21 Wonogiri, promo beli 1 gratis 1 untuk 100 pengunjung pertama. Ceria, pakai sedikit emoji.”

    Kenapa lebih baik: Detail promo dan kuota menciptakan rasa ingin datang.

  84. Email

    Email penawaran B2B

    Kurang jelas

    “email ke perusahaan”

    Lebih baik

    “Tulis email penawaran ke HRD PT Sinar untuk paket katering makan siang karyawan (Rp22rb/porsi, min. 50 porsi/hari). Subjek menarik, maksimal 150 kata, tutup dengan ajakan jadwal tester gratis.”

    Kenapa lebih baik: Batas kata dan ajakan konkret meningkatkan peluang dibalas.

  85. Email

    Email ke dosen

    Kurang jelas

    “email dosen”

    Lebih baik

    “Email ke dosen pembimbing Pak Hadi untuk minta jadwal bimbingan bab 3 minggu depan. Saya Raka, NIM 1234567. Sopan, singkat, tawarkan 2 pilihan waktu (Selasa 10.00 atau Kamis 13.00).”

    Kenapa lebih baik: Menawarkan pilihan waktu memudahkan dosen membalas.

  86. Email

    Email follow-up

    Kurang jelas

    “follow up”

    Lebih baik

    “Email follow-up untuk calon klien yang belum membalas penawaran desain website sejak 7 hari lalu. Singkat, tidak memaksa, ingatkan 1 manfaat utama, dan tawarkan panggilan 15 menit.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut sudah berapa lama tanpa balasan mengatur nada email.

  87. Email

    Email permintaan maaf

    Kurang jelas

    “minta maaf email”

    Lebih baik

    “Email permintaan maaf ke pelanggan karena pengiriman terlambat akibat banjir di gudang. Jelaskan singkat, beri estimasi baru (3 hari lagi), dan voucher ongkir gratis untuk pesanan berikutnya.”

    Kenapa lebih baik: Alasan, estimasi baru, dan kompensasi adalah tiga unsur email maaf yang baik.

  88. Konten media sosial

    Caption Instagram

    Kurang jelas

    “caption ig”

    Lebih baik

    “Buat 5 caption Instagram untuk produk keripik pedas "Mak Nyus" level 3, target anak muda 17–25 tahun, nada lucu dan santai, masing-masing maksimal 3 kalimat + 5 hashtag lokal Wonogiri.”

    Kenapa lebih baik: Target usia dan nada menentukan gaya bahasa caption.

  89. Konten media sosial

    Ide konten sebulan

    Kurang jelas

    “ide konten”

    Lebih baik

    “Buat kalender konten Instagram 4 minggu untuk toko bunga "Kembang Ayu": 3 post per minggu (edukasi, produk, testimoni). Tabel berisi tanggal, jenis, ide visual, dan caption singkat. Simpan ke Sheets.”

    Kenapa lebih baik: Pola mingguan dan kolom yang jelas menghasilkan rencana yang bisa langsung dijalankan.

  90. Konten media sosial

    Script video

    Kurang jelas

    “naskah tiktok”

    Lebih baik

    “Tulis naskah video TikTok 30 detik "3 kesalahan mencuci baju putih" untuk "Laundry Wangi". Format: hook 3 detik pertama, 3 poin, ajakan ke WhatsApp. Sertakan saran visual per bagian.”

    Kenapa lebih baik: Durasi dan struktur hook-isi-ajakan cocok untuk video pendek.

  91. Konten media sosial

    Deskripsi produk marketplace

    Kurang jelas

    “deskripsi produk”

    Lebih baik

    “Tulis deskripsi produk Shopee untuk "Hijab Voal Premium 115x115", bahan voal ultrafine, tidak menerawang, 8 warna. Format: judul SEO (maks 100 karakter), poin keunggulan, ukuran, cara perawatan.”

    Kenapa lebih baik: Format marketplace yang diminta membuat teks langsung bisa ditempel.

  92. Konten media sosial

    Bio Instagram

    Kurang jelas

    “bio ig”

    Lebih baik

    “Buat 5 pilihan bio Instagram untuk MUA di Wonogiri, spesialis wedding & wisuda, maksimal 150 karakter, ada ajakan booking via link.”

    Kenapa lebih baik: Batas 150 karakter sesuai aturan Instagram.

  93. Riset

    Harga pasar

    Kurang jelas

    “harga bahan”

    Lebih baik

    “Cari kisaran harga terbaru gula pasir dan tepung terigu di pasar Jawa Tengah minggu ini, sertakan sumber dan tanggalnya.”

    Kenapa lebih baik: Wilayah dan "sertakan sumber" membuat hasil bisa dicek kebenarannya.

  94. Riset

    Kompetitor

    Kurang jelas

    “cek saingan”

    Lebih baik

    “Riset 5 usaha laundry kiloan di Wonogiri yang muncul di Google: nama, kisaran harga per kg (bila dicantumkan), layanan unggulan, dan rating. Sajikan dalam tabel dengan link sumber.”

    Kenapa lebih baik: Kolom perbandingan yang ditentukan menghasilkan tabel yang bisa dipakai untuk strategi.

  95. Riset

    Aturan & izin

    Kurang jelas

    “cara izin usaha”

    Lebih baik

    “Jelaskan cara membuat NIB lewat OSS untuk usaha mikro katering rumahan, langkah demi langkah, dokumen yang dibutuhkan, dan apakah perlu izin PIRT. Sertakan link sumber resmi.”

    Kenapa lebih baik: Meminta sumber resmi penting untuk informasi perizinan yang bisa berubah.

  96. Riset

    Ide usaha

    Kurang jelas

    “usaha apa yang bagus”

    Lebih baik

    “Saya punya modal Rp5 juta, tinggal di dekat kampus di Solo, bisa masak. Berikan 5 ide usaha yang realistis, perkiraan modal awal, risiko, dan cara mulai minggu pertama.”

    Kenapa lebih baik: Modal, lokasi, dan kemampuan membuat saran sesuai kondisimu.

  97. Belajar & tugas

    Ringkas materi

    Kurang jelas

    “ringkas”

    Lebih baik

    “Ringkas bab 3 dari PDF terlampir menjadi poin-poin penting (maks 1 halaman), lalu buat 10 soal pilihan ganda beserta kunci jawabannya untuk latihan ujian.”

    Kenapa lebih baik: Panjang ringkasan dan jenis soal yang ditentukan membuat bahan belajar siap pakai.

  98. Belajar & tugas

    Jelaskan konsep

    Kurang jelas

    “jelasin integral”

    Lebih baik

    “Jelaskan konsep integral tentu untuk siswa kelas 12 yang masih bingung, pakai analogi sehari-hari, 2 contoh soal dengan langkah lengkap, lalu 3 soal latihan tanpa jawaban.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut tingkat pemahaman membuat penjelasan tidak terlalu rumit atau terlalu dangkal.

  99. Belajar & tugas

    Kerangka makalah

    Kurang jelas

    “buat makalah”

    Lebih baik

    “Buatkan kerangka makalah "Dampak Media Sosial terhadap Pola Belajar Remaja" untuk mata kuliah Psikologi Pendidikan, 10–12 halaman, dengan bab, subbab, dan poin yang perlu dibahas di tiap subbab. Sarankan 5 jenis sumber yang perlu dicari.”

    Kenapa lebih baik: Kerangka terlebih dulu membantu kamu menulis sendiri dengan arah yang jelas.

  100. Belajar & tugas

    Belajar bahasa

    Kurang jelas

    “ajarin bahasa inggris”

    Lebih baik

    “Buat latihan percakapan bahasa Inggris untuk wawancara kerja posisi customer service: 10 pertanyaan umum, contoh jawaban sederhana, dan 10 kosakata penting beserta artinya.”

    Kenapa lebih baik: Konteks (wawancara CS) membuat latihan relevan, bukan materi umum.

  101. Belajar & tugas

    Cek tulisan

    Kurang jelas

    “cek esai”

    Lebih baik

    “Periksa esai saya (terlampir): tandai kalimat yang kurang jelas, kesalahan ejaan sesuai PUEBI, dan beri 3 saran memperkuat argumen. Jangan menulis ulang seluruhnya.”

    Kenapa lebih baik: "Jangan menulis ulang seluruhnya" menjaga tulisan tetap karyamu.

  102. Membaca file

    Kontrak

    Kurang jelas

    “baca ini”

    Lebih baik

    “Baca kontrak sewa ruko terlampir dan jelaskan dengan bahasa sederhana: lama sewa, total biaya, kewajiban penyewa, denda, dan pasal yang perlu saya waspadai. Saya bukan orang hukum.”

    Kenapa lebih baik: Menyebut "bukan orang hukum" membuat penjelasan mudah dipahami. Untuk keputusan penting, tetap konsultasikan dengan ahli.

  103. Membaca file

    Brief klien

    Kurang jelas

    “ini brief”

    Lebih baik

    “Baca brief klien terlampir, buat daftar kebutuhan dalam poin, tandai informasi yang belum ada (mis. nomor WhatsApp, logo), lalu buatkan rancangannya.”

    Kenapa lebih baik: Meminta daftar informasi yang kurang mencegah hasil yang penuh isian kosong.

  104. Membaca file

    ZIP proyek

    Kurang jelas

    “ini filenya”

    Lebih baik

    “Ini ZIP website lama saya (terlampir). Impor ke proyek, lalu periksa: halaman mana yang rusak di HP, gambar yang hilang, dan link yang mati. Laporkan dulu sebelum memperbaiki.”

    Kenapa lebih baik: "Laporkan dulu sebelum memperbaiki" memberi kamu kendali atas perubahan.

  105. Membaca file

    Foto nota

    Kurang jelas

    “foto nota”

    Lebih baik

    “Dari foto nota belanja terlampir, ambil daftar barang, jumlah, dan harga, lalu tambahkan ke "Pepo · Belanja" di Sheets dengan tanggal hari ini.”

    Kenapa lebih baik: Tujuan akhir (masuk ke Sheets) membuat Pepo langsung menyiapkan kartu tabel.

  106. Membaca file

    Slide dosen

    Kurang jelas

    “pahamin ppt”

    Lebih baik

    “Dari slide kuliah terlampir (PPTX), jelaskan ulang setiap slide dalam 2–3 kalimat yang mudah dipahami, lalu buat peta konsep sederhana dari seluruh materi.”

    Kenapa lebih baik: Format penjelasan per slide memudahkan belajar berurutan.